Breaking

54 Relawan Demokrasi Resmi Dikukuhkan, Ketua KPU Palangka Raya Tekankan Soal Netralitas

BKBP, Palangka Raya – Pengukuhan dan Pembekalan Relawan Demokrasi (Relasi) Kota Palangka Raya digelar di Hotel Aquarius Palangka Raya, Rabu (23/1/2019).

Relawan Demokrasi yang dikukuhkan langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya ini berjumlah 54 orang, berasal dari berbagai unsur, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegiat komunitas, aktivis difabel, pemuka agama, hingga organisasi perempuan. 

Prosesi  pengukuhan ditandai dengan pemasangan atribut Relawan Demokrasi oleh Ketua KPU kota Palangka Raya, Ngismatul Choiriyah kepada perwakilan peserta relawan.

Dalam sambutanya, Ketua KPU kota Palangka Raya mengharapkan kepada relawan demokrasi  yang terpilih agar meningkatkan dan menjaga komitmennya, komitmen yang bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tahapan-tahapan pemilu, sehingga partisipasi pemilih bisa mencapai 75%.

Relawan demokrasi memiliki banyak tugas, utamanya, lebih kepada upaya meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 ini.

Oleh karena itu, “ relawan demokrasi wajib mematuhi kode etik seorang relawan, untuk tetap independen, netralitas dijaga, tidak memihak pada salah satu calon tertentu yang bertarung dalam pemilu, Ketahuan langgar kode etik, jelas akan dipecat secara tidak hormat, apa lagi dampaknya nanti akan berlanjut keproses hukum”, tegasnya.

Setelah pengukuhan, relawan demokrasi ini diberi bekal edukasi mengenai peran dan tujuan dari relawan demokrasi itu sendiri.

Materi disampaikan oleh semua komisioner KPU kota Palangka Raya, satu di antaranya, Trasmianto yang memberi wawasan mengenai Pentingnya Demokrasi, Pemilih dan Partisipasi Masyarakat.

Tras mengatakan, partisipasi politik merupakan sikap masyarakat dalam menentukan pilihan dan arah menuju perubahan yang lebih baik kedepannya, salah satu indicator keberhasilan dan kualitas pelaksanaan penyelenggara pemilu yang demokratis adalah partisipasi masyarakat dalam mengikuti tahapan-tahapan pemilu

Ciri negara demokrasi adalah, sebesar apa negara melibatkan masyarakat dalam perencanaan maupun pelaksanaan pemilu. Partisipasi masyarakat (pemilih) merupakan aspek penting dalam sebuah negara demokrasi, dan sangat berpengaruh terhadap legitimasi jalannya pemerintahan, terang Tras. #Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya/rzl

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.