Breaking

DPRD Kota Palangka Raya Rapat Bahas Tahapan Pilkada 2018

BKBP, Palangka Raya – Komisi A DPRD Kota Palangka Raya menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya di ruang rapat komisi, Jumat (19/1/2018).

Rapat ini juga dihadiri komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palangka Raya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palangka Raya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya, dan Asisten I Setda Kota Palangka Raya Ikwansyah. RDP yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Beta Syailendra juga dihadiri delapan anggota dewan seperti Subandi, AT Prayer, Suhardi Lentam Nigam, Siti Salhah, Riduanto, Anna Agustina Elyse, Alfian Batnakanti, dan Abdul Hayie. Sedangkan dari KPU Kota Palangka Raya dihadiri lima komisioner yakni Eko Riadi, Wawan Wiraajmaja, Ibrohim, Qismatul Khairiyah, dan Sastriadi. Sedangkan dari dari Panwaslu Kota Palangka Raya juga dihadiri ketua Endrawati.

Dalam rapat  kegiatan lebih fokus untuk membahas persiapan dan tahapan yang dilaksanakan KPU Kota Palangka Raya dalam menghadapi Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018.

Dalam kesempatan tersebut Komisioner  menjelaskan, bahwa  KPU telah melaksanakan tahapan Pilkada seperti penerimaan berkas dukungan bakal calon walikota dan calon wakil walikota Palangka Raya dari jalur perseorangan dan pendaftaran bakal calon walikota dan calon wakil walikota dari jalur partai politik.

Fihak Komisioner KPU juga menjelaskan dalam waktu dekat ini petugas KPU akan melaksanakan pencocokan dan penelitian (Coklit) data calon pemilih yang akan dilakukan oleh semua petugas KPU daerah dan dihadiri anggota KPU RI.

Dalam RDP ini diketahui jika dalam Pilkada Kota Palangka Raya 27 Juni 2018 diperkirakan jumlah data pemilih tetap (DPT) akan berkurang jika dibandingkan dengan DPT pemilihan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalimantan Tengah pada 2015.

Sebagaimana diketahui   pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur  Tahun 2015 DPT di Kota Palangka Raya sebanyak 196.966 jiwa. Sedangkan pada Pilkada 2018 menurut Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Kota Palangka Raya, Ardewi Suriadi jumlah warga Kota Palangka Raya yang wajib KTP hanya 188.300 jiwa. Sementara itu jumlah warga Kota Palangka Raya hingga Desember 2017 ini berjumlah 258.550 jiwa.

Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra menambahkan dalam Pilkada 2018 ini ada rasionalisasi jumlah DPT berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri. Secara umum Beta melihat pelaksanaan atau tahapan Pilkada yang sudah dilaksanakan oleh KPU tidak mengalami kendala.

Sementara itu bagian Setda Kota Palangka Raya juga telah membentuk desk Pilkada  untuk mengatasi bila ada masalah dalam pelaksanaan tahapan Pilkada. 

Ditempat terpisah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya, Ir. Januminro, M.Si, menjelaskan bahwa fihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, juga telah membentuk Tim Pemantauan Pilkada Tahun 2018. Selain itu menurut Januminro, berkaitan dengan kerawanan Pilkada, fihak Badan Kesbangpol juga mencermati terkait kerawanan Pilkada. Beberapa aspek yang menjadi perhatian mencakup aspek Kerawanan mencakup : integritas dan profesional penyelenggara, Kontestasi, Partisipasi, Politik uang dan Netralitas ASN.  #Kesbangpol Kota Palangka Raya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.