Breaking

GERAKAN INDONESIA TERTIB

BKBP. Hotel Paragon Solo (Sabtu, 26/8/2017) – Gerakan Indonesia Tertib bagian dari rangkayan Rembuk Nasional dalam Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia 2017, Kegiatan dibuka oleh Menko Polhukam (Jned. Purn Dr. Wiranto) dan sekaligus sebagai keynote speac dengan judul; MEMBANGUN KESADARAN DAN PRILAKU MASYARAKAT UNTUK MENJADI AGEN PERUBAHAN DALAM MEWUJUDKAN INDONESIA TERTIB SERTA PATUH HUKUM. Beberapa hal point penting yang disampaikan Menko Polhukam:

  1. Saat ini kita masuk pada Global Village, Dunia semakin menjadi sebuah kampung karena tidak ada lagi hal-hal yang dapat kita tutup tutupi, batas-batas seolah tidak ada lagi dalam hal berinteraksi dan bersaing dalam segala hal yang menyangkut aktivitas kehidupan kita sehari-hari
  2. Kita bersahabat serta bekerjasama dengan berbagai Negara tetapi secra esensial kita adalah bersaing dalam berbagai hal
  3. Hari demi hari pertumbuhan penduduk sangat cepat sekali sementara kebutuhan/ Sumber Daya alam (SDA) semakin terbatas dan sebagian tidak dapat diperbaharui
  4. Mentalitas Bangsa Indonesia harus berubah dari budaya santai menjadi budaya yang aktif dan bergerak cepat
  5. Kita harus gigih membangun etos kerja dan bertanggung jawab, antara lain merubah mental  “bekerja sedikit” tetapi mengharapkan hasilnya banyak dengan waktu yang singkat yang berbibit mengambil langkah korupsi
  6. Kita harus awali semuanya dengan tertib waktu, dengan filosopi waktu adalah uang. 

Pemateri pertama dari Kadishub DKI Jakarta (Andri Yansyah) dengan judul; TERTIB PENGGUNAAN TORTOAR DAN PRILAKU ANTRI, menyampaikan beberapa hal penting:

  1. Budaya antri yang harus kita bangun dan kembangkan yaitu karakter menghargai orang lain, disiplin dan tertib, semakin maju pola pikir masyarakat maka semakin tertib budaya antri yang dilakukan
  2. Peningkatan budaya. Budaya antri yang lebih tertib dilakukan melalui model Pendidikan dan Sosialisasi pada pelayanan informasi publik berupa visualisasi pemahaman makna yang terkandung dalam budaya antri
  3. Upaya peningkatan budaya antri melalui sistem tiket berbasis IT dan himbauan.

Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia 2017 pertama merupakan program prioritas Nasional, sebagai bagian dari Program Gerakan Revolusi Mental Indonesia yang dalam penyelenggaraannya dilaksanakan Kementrian/ Lembaga serta berbagai komponen bangsa lainyya. Pekan Revolusi Mental Indonesia sebagai wujud mempertemukan berbagai unsur pemangku kepentingan yang terdiri dari Pemerintah, Pemerintah Daerah,Polri, TNI, Lembaga Kenian/ Tenaga Ahli, Dunia Usaha, Akademisi, Ormas, Mahasiswa/ Pemuda, dan Masyarakat.

Materi kedua disampaikan Dirjen Dukcapil (Prof. Dr. Zudan Arif, SH, MH) dengan judul ; PELAYANAN REKAM CETAK KTP, menyampaikan point-point sebagai berikut:

  1. Betapa pentingnya harus kita terapkan Dingle Identity untuk kita menuju tertib administrasi kependudukan yang mana dapat membantu kita untuk mengenal seluruh kapasitas setiap penduduk dengan lebih mudah dan efesien
  2. Kebijakan baru ADMINDUK antara lain:
  • KTP-e berlaku seumur hidup
  • Pejabat Dukcapil diangkat dan diberhentikan Mendagri
  • Setiap makam memiliki buku pokok pemakaman
  • Pengurusan KTP-e, Akte Kelahiran tanpa pengantar RT,RW, Kwl/ Desa
  • Kartu Identitas Penduduk untuk semua usia
  • Hendaknya kita peserta Revnov ini menjadi komunikator agar dapat berperan untuk mensosialisasikanya.

Materi ketiga ari Dir. Gakkum Korlantas Polri (Brigjend. Pol. Drs. Pujiono Dulrahman, MH) dengan judul ; PELAYANAN SIM ONLINE DAN ELEKTRONIKTILANG/ E-TILANG, menyampaikan beberapa hal:

  1. Polri kedepan akan mengupayakan agar pelanggaran hukum bidang Lalu Lintas  terhindar antara petugas di lapangan dengan pelanggar Petsturan Lalin
  2. Unit El-Tilang perlu dukungan seluruh stake holder
  3. Perpolisian itu sebenarnya terletak pada diri kita semua, perlu dukungan kita semua untuk kita tertib dan selamat sampai tujuan.#Aston

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.