Breaking

Kaban Kesbangpol Narasumber di FGD Perwakilan Penerima Kalpataru 2019

BKBP, Palangka Raya – Yayasan Kebun Raya Indonesia (Rabu, 15/5) menyelenggarakan Fokus Group Discusion (FGD) dengan mengundang 4 perwakilan (mewakili perintis, penyelamat, Pengabdi dan pembina lingkungan) dari seluruh Indonesia. Kegiatan pertemuan terbatas tersebut sebagai tindak lanjut Sarasehan Penerima Kalpataru Tahun 2018 yang telah dilaksanakan  di Surabaya, 26-29 April 2018 yang diikuti 200 peserta. Kegiatan sarasehan tersebut diselenggarakan dan difasilitasi oleh Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) di mana ketua umumnya adalah ibu Megawati Soekarnoputri.

Hasil rekomendasi yang telah dihasilkan pada sarasehan tahun 2018 tersebut kembali dibahas ulang di Jakarta (Rabu, 15/5) untuk memastikan dukungan dan rencana aksi nyata yang dapat didukung dan difasilitasi oleh YKRI kepada para penerima Kalpataru.  Dalam sarasehan tahun 2018 lalu ada 3 rekomendasi yang dihasilkan yaitu terkait dengan Penguatan Kelembagaan, Penguatan Hukum dan akses kepada sumber daya (akses pendanaan, pendampingan profilling, HAKI, akses dukungan teknologi, alat kerja, sarana dan prasarana).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya, Ir. Januminro, salah seorang penerima Penghargaan Kalpataru Kategori Pengabdi Lingkungan (2015) diminta penyampaikan masukan terkait pengalaman dalam kaitan Penguatan Kelembagaan untuk memperkuat Ketahanan Ekonomi dan Kearifan lokal dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di kawasan gambut.

Aktivitas memperkuat Ketahanan Sosekbud yang telah dilaksanakan sejak tahun 1997, meliputi restorasi kawasan pengembangan model kelola hutan gambut, pengembangan ekonomi dan kearifan lokal pengembangan lebah hutan  dan membangun sistem pertahanan api dilahan gambut akan diusulkan menjadi model untuk terus diperkuat oleh Yayasan Kebun Raya Indonesia. #Baadan Kesbangpol Kota Palangka Raya/01    

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.