Breaking

Kesehatan, Kesediaan Pangan Kota Palangka Raya Tercukupi Sampai Habis Lebaran 1349 H

BKBP, Palangka Raya – Dalam rangka cipta kondisi terkait bulan suci ramadhan serta kesiapan menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H, Dalam Rapat Forkopimda bertempat di ruang Petang Karuhey II, Selasa (22/5/18) lalu. Untuk ketersediaan stock bahan pangan, pengawasan bahan pangan illegal, dan pelayanan kesehatan pada bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kota Palangka Raya semua pihak melaksanakan Cipta Kondisi dengan tujuan memberikan keamanan  kepada masyarakat baik terhadap kesehatan, kelangkaan bahan pokok, knaikan harga, dan bahan pangan yang illegal.

Kadis Deperindag Kota Palangka Raya mengatakan, ada 3 langkah besar yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palangka Raya untuk mengantisipasi lonjakan harga, yaitu ; Pemantauan dan pelaporan, koordinasi antar Instansi, pengawasan.

Langkah-langkah yang dilakukan tersebut untuk antisipasi lonjakan harga dan penimbunan barang yang tidak wajar tersebut sudah dilakukan koordinasi dengan pelaku usaha. antisipasi kelangkaan gas LPG 3 kg, telah dilakukan sosialisasi kepada pelaku usaha yaitu agen, pangkalan dan pertamina. Stok bahan pangan sebelum memasuki bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ( beras, gula, minyak goreng) aman dan terpenuhi.

Kepala Perusahaan Umum Bulog Divisi Regional Kalteng mengatakan, Kesiapan stok pangan menjelang bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri Tahun 2018 terhadap beras dalam 4-5 bulan kedepan penyalurannya relatif aman dan tercukupi. Kesiapan stok daging sebanyak 10 ton, dan menjelang hari raya stok daging beku ditambah sebanyak 13 ton dari Jakarta.

Antisipasi gejolak harga, BULOG telah mendistribusikan stok pangan (beras) ke pos-pos kegiatan Bazar di pasar Kahayan dan Pasar Besar Palangka Raya. Stok Pangan menjelang Lebaran sangat cukup dan tidak ada kenaikan harga serta masih dalam batas aman.

Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan, selalu meningkatkan pengawasan dan pembinaan secara rutin terhadap para pelaku usaha kulliner agar tidak mencampurkan produk yang dibuatnya dengan bahan-bahan yang membahayakan konsumen.

Dan selalu bekerjasama dengan lintas sektor terkait (bandara, pelabuhan dan Dinas Perindag) untuk mencegah keluar masuknya produk pangan illegal dan melakukan pengawasan produk pangan kadaluwarsa di toko-toko, swalayan dan para pelaku usaha di seluruh kawasan wilayah Kalimantan Tengah.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya juga mengatakan, Petugas kesehatan sudah siap melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, sebelum dan sesudah bulan ramadhan.

Di wilayah Kota Palangka Raya sudah disiapkan sebanyak 12 Puskesmas untuk siaga dalam pelayanan kesehatan yang sifatnya urgent yang penempatan petugasnya ditempatkan di muara pintu masuk ke wilayah Kota Palangka Raya. Untuk menciptakan kenyamanan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan sudah disiapkan Tim Kesehatan yang selalu siaga 24 jam.

Dinas Kesehatan juga terus menerus mensosialisasikan pencegahan terhadap penyebaran penyakit, dan memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap bahaya kasus keracunan melalui keamanan pangan pada saat penyediaan pangan. #Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya/ Polmas

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.