Breaking

Kesiapan Kota Palangka Raya Pilkada Serentak 2018

BKBP, Palangka Raya – Keikutsertaan masyarakat, merupakan salah satu indikator utama keberhasilan pelaksanaan pemilu kepala derah (pilkada). Tolok ukurnya bisa terlihat dari tingkat partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suara. Pilkada membutuhkan dukungan stakeholders lain di luar penyelengara, yaitu pemerintah daerah, jajaran kepolisian/ Polres, jajaran TNI/ Kodim, serta masyarakat. yang harus dicermati adalah dukungan pendanaan untuk Pilkada. Lurah dan camat diminta mencermati aspek-aspek apa saja yang harus didukung untuk mensukseskan Pilkada 2018. Lurah dan camat harus menyediakan sarana dan prasarana, terutama pengawas kecamatan dan kelurahan. Nantinya panwascam dan panwaslu akan menempati kantor kecamatan dan kelurahan sebagai kantor sekretariat saat gelaran Pilkada serentak. Hal tersebut dibahas pada acara rapat yang digelar Tim Desk Pilkada Kota Palangka Raya di ruang Petang Karuhei II Kantor Walikota Palangka Raya, selasa (25/9/2017).

Anggaran Pilkada serentak 2018 ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah, dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota 2018 Kota Palangka Raya menganggarkan milyaran rupiah untuk menunjang kelancaran pilkada tersebut, KPU 17.392.094.508, Panwaslu 5.038.233.000, Polri 6.217.446.000, TNI 1.351.880.000. dibahas juga untuk kesiapan Dukcapil agar bisa memberikan perbedaan antara surat keterangan sudah rekam dengan surat keterangan belum rekam, hal ini berkaitan dengan syarat kewajiban pemilih nantinya agar tidak terjadi kesalah pahaman di masyarakat.#Rizal

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.