Breaking

Kota Palangka Raya Ikuti Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-90

BKBP, Palangka Raya – Sumpah pemuda adalah salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia. ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia delapan puluh sembilan tahun lalu. Memperingati salah satu hari penting dalam sejarah bangsa ini, lebih dari 1200 pemuda dari tiga belas kabupaten dan satu kota se Kalimantan Tengah, pagi tadi, Sabtu (28/10) di Lapangan 11 Nopember Sampit melaksanakan upacara peringatannya yang ke 90. dirangkai dengan Ikrar Bersama Anak Bangsa (IKBAB) 2018.

Upacara dipimpin oleh Gubernur Kalimantan Tengah dan dihadiri Bupati Kotawaringin timur bersama jajarannya, Staf Ahli Kota Palangka Raya, para Kepala Kesbangpol se-Kalteng, Kepala Dispora se-Kalteng, unsur forkompinda, tokoh masyarakat, tokoh adat, Ormas dan Organisasi Kepemudaan dan undangan lainnya.

Hujan deras hampir 2 jam mengguyur kota Sampit, tidak menyurutkan semangat para pemuda untuk tetap melaksanakan upacara di dalam gedung, sedianya upacara dilaksanakan di lapangan, tiba-tiba hujan deras, seketika itu juga barisan yang sudah rapi berdiri tegak bubar untuk berteduh.

Hari Sumpah Pemuda ke-90 ini mengambil thema sentral “ Bangun Pemuda Satukan Indonesia”. Thema besar ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang mampu berkiprah pada zamannya, merawat kebhinekaan, dan tetap teguh mempertahankan NKRI.

Teks Ikrar Bersama Anak Bangsa (IBAB) dan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928 dibacakan oleh 4 orang perwakilan pemuda sebagai bentuk komitmen pemuda ambil bagian dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI, yang dibacakan oleh Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, menyampaikan bahwa 90 tahun yang lalu tepatnya tanggal 28 oktober 1928, sebanyak 71 orang pemuda mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa, yaitu Indonesia. 17 tahun kemudian tepat tanggal 17 agustus 1945 melahirkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Preseiden pertama RI,Ir. Soekarno mengatakan jangan pernah mewarisi abu sumpah pemuda, tetapi warisilah api sumpah pemuda, oleh karena itu kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Acara dilanjutkan pembubuhan tanda tangan komitmen “Bersatu untuk Kalteng Berkah” diatas kain putih sepanjang 90 meter. #Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya/rzl

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.