Breaking

KPU Kota Palangka Raya Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Verfak

BKBP, Palangka Raya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menggelar rapat pleno Rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan calon perseorangan dalam Pilkada walikota dan wakil walikota Palangka Raya 2018 , kamis (8/2/2018). di aula kantor KPU Kota Palangka Raya.

Rapat pleno dihadiri langsung oleh Bacalon Dagut-Fitriadi, Rizky-Daryana, Yuliustry-Fathul Munir beserta timnya, Ketua dan Anggota KPU Palangka Raya, Panwaslu, Kapolres, Dandim, PPK, PPS, dan Kesbangpol Kota Palangka Raya. Dalam sambutannya Ketua KPU Eko Riadi menjelaskan bahwa sesuai dengan tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada bahwa hari ini KPU Palangka Raya menggelar rapat pleno rekapitulasi dukungan calon perseorangan.

Mekanisme Rapat Pleno dilaksanakan dengan pembacaan Berita Acara hasil pleno dari PPK Kecamatan oleh masing-masing PPK sampai selesai, lalu dimintakan persetujuan atau keberatan dari jumlah yang dibacakan kepada bacalon/ tim, dan tidak terdapat keberatan baik dari Tim Bakal Pasangan Calon Perseorangan maupun Panwaslu Kota Palangka Raya. Rapat pleno diskors 15 menit sambil menunggu Berita Acara ditandatangani oleh komisioner KPU Palangka Raya.

Sebelum meninggalkan Kantor KPU Kota Palangka Raya, Bacalon Dagut memberikan keterangan, “Rapat pleno hari ini kebetulan ada wasit yang netral, yaitu panwaslu yang hadir, karena panwaslu membrikan kita waktu, peluang, dan kesempatan untuk menyampaikan bagaimana proses yang terjadi, kami tidak mempermasalahkan hasilnya yang ada di rekapitulasi, tapi kami mempermasalahkan proses sehingga sampai pada hasil itu, ternyata proses itu ada kekeliruan, kalo proses itu keliru berarti ada peluang untuk melengkapi data yang kurang. dan kami menyerahkan sepenuhnya kepada panwaslu, dan rencananya malam ini sampai besok kami akan menyiapkan semua data , mungkin lusa paling lambat kami akan sampaikan laporanya ke panwaslu secara resmi melalui surat. Kekeliruan menurut hemat kami adalah data ganda yang berbeda, yang kami pegang dengan PPS pegang gandanya berbeda pada verfak tahap II ini. Kemudian menurut hemat kami kekeliruan yang ke dua adalah tampilnya nama Rusli dan Nampung, mestinya tidak benar, karena kegandaan itu adalah kegandaan yang berkompetisi bukan kegandaan yang diluar arena”.

Sementara di temapt terpisah Komisioner KPU Haramain mengatakan. “Dalam hasil jumlah perifikasi ini tidak ada permasalahan, yang kebanyakan dipermasalahkan mereka adalah proses, seharusnya proses itu ditanyakan disaat pelaksanaan proses. Berkaitan rekomendasi perifikasi ulang dari Panwaslu harus tanyakan ke KPU dulu datanya, tidak sertamerta Panwas merekomendasikan itu, tentunya semua itu ada kode etik, jika ada panggilan dari Panwas berkaitan dengan ini KPU siap dibandingkan data sebagaimana yang dikatakan paslon. Berkaitan dengan harapan paslon untuk verifikasi ulang KPU tetap bekerja sesuai jadwal yang sudah ditentukan, dan jika ada rekomendasi, kita liat nanti rekomendasinya seperti apa. Memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat bagi tiga paslon hari ini nanti pada tanggal 12/2/2018 akan ditetapkan”.#Kesbangpol Kota Palangka Raya.rzl

sumber KPU Kota Palangka Raya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.