Breaking

KPU Pleno Rekapitulasi Hasil Suara

BKBP, Palangka Raya – Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara untuk pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya tahun 2018, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya, Kamis (5/7/2018) di Ballroom Hotel Global tanpa ada protes keberatan dari saksi.

Pleno dihindari seluruh komisioner KPU Palangka Raya, juga dihindari panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK) dari lima kecamatan se-Kota Palangka Raya. Rapat pleno mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan kepolisian, TNI, Pol PP Palangka Raya, dan dipantau oleh Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya.

Pleno penghitungan dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.55 setelah KPU berkoordinasi dengan Panwaslu berkaitan belum hadirnya saksi dari paslon 1. Berdasarkan hasil pleno, pasangan calon (Paslon) nomor urut 3 Fairid Naparin dan Hj Umi Mastikah tetap unggul dengan meraih 50. 438 suara. Disusul kemudian paslon nomor urut 4 Aries Marcorius Narang dan Habib Said Akhmad Fawzi Bachsin.yang memperoleh 38.466 suara. Selanjutnya paslon nomor urut 2 H. Rusliansyah dan Rogas Usup yang meraih 15.798 suara, dan posisi terakhir paslon nomor urut 1 Tuty Dau dan H.Rahmadi yang mendapatkan 9.766 suara.

“Hari ini kita sudah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara untuk pemilihan walikota dan wakil walikota Palangka Raya 2018, yang merupakan total suara dari lima kecamatan di Kota Palangka Raya,” ungkap Ketua KPU Kota Palangka Raya, Eko Riadi, usai membacakan hasil rekapitulasi suara Pilwalkot Palangka Raya tersebut.

Disampaikan Eko, dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara, maka jumlah total suara sah mencapai 114.468 suara. Sedangkan total suara tidak sah mencapai 2.579 suara. Sementara total suara sah dan tidak sah adalah sebesar 117.047 suara.

“Melihat selisih suara yang sangat tajam ini, tipis terjadi gugatan-gugatan. Sebab, syarat adanya gugatan tersebut yakni selisih suara dibawah 2 persen. Saya pikir paslon maupun tim paslon mengetahui akan hal ini,” beber Ketua KPU Kota Palngka Raya, Eko Riadi.

Diterangkan Eko, setelah rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara ini selesai, sekurang-kurangnya 3 hari ke depan, KPU akan maelaksanakan rapat pleno penetapan walikota dan wakil walikota Palangka Raya terpilih.

 “Ya, KPU memberi rentang waktu untuk pleno penetapan, dengan tetap memberi ruang terhadap gugatan atau ketidakpuasan terhadap hasil penghitungan,” tutupnya.

Acara pleno ditutup dengan penandatanganan Berita Acara oleh KPU Palangka Raya, saksi paslon, dan Panwaslu Kota Palangka Raya. #Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya/rzl

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.