Breaking

Pasak Bangsa Demi Keutuhan Persatuan Bangsa

BKBP, Palangka Raya – Panggung Suara Kebangsaan (PASAK BANGSA) terus meriah, selalu mengingatkan kepada masyarakat bahwa untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota Palangka Raya pada 27 Juni mendatang. Dalam pegelaran Pasak bangsa ke 13 ini mengambil tempat di areal taman Pesuk Kameluh, yang dimeriahkan oleh Amnesia Band dan Tarian Dayak Bakumpai, juga periksa kesehatan gratis dari Dinkes Kota Palangka Raya, Sabtu sore (5/5/18)

Kepala Bidang Ketahanan Ideologi Bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Palangka Raya, selaku koordinator Panggung Suara Kebangsaan, Fauzi menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan bijak serta memastikan dirinya terdata pada Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebab, nasib Kota Palangka Raya ada di tangan masyarakat.

Wiyanto, Kasdim 1016 mengatakan, menjamin netralitas TNI selama pilkada berlangsung. “Netralitas pada pelaksanaan pilkada merupakan upaya yang dilakukan oleh TNI sebagai bentuk tanggung jawab agar TNI benar-benar tidak masuk dalam ranah politik praktis, sehingga pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 berjalan sukses, “Sinergitas antara TNI dan Polri dalam penanganan konflik sosial dan pengamanan Pilkada dapat dilakukan secara terencana, berkesinambungan dan komprehensif dengan melibatkan Pemda dan instansi terkait,” kata dia. Dalam mengantisipasi kemungkinan timbulnya konflik sosial pada Pilkada Serentak Tahun 2018, TNI sebagai penguatan pengamanan dalam membantu Polri di daerah. Implementasi Netralitas TNI pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018, antara lain mengamankan penyelenggaraan Pilkada sesuai tugas dan fungsi perbantuan TNI kepada Polri.” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bhekti, Kabid Berencana Prov. Kalteng, menjelaskan soal Generasi Berencana (Genre), Remaja sejatinya adalah harapan semua bangsa, negara-negara yang memiliki remaja yang kuat serta memiliki kecerdasan sprititual, intelektual serta emosional yang kuat menjadikan bangsa tersebut kelak akan kuat pula.

Masalah remaja yang timbul biasanya berkaitan dengan masalah seksualitas (Hamil di luar nikah, aborsi), AIDS,  penyalahgunaan Napza dan sebagainya. Remaja dalam kondisi ini tentu saja membutuhkan penanganan serta informasi seluas-luasnya mengenai kesehatan reproduksi, pentingnya menata masa depan dengan baik lewat meninggalkan perilaku yang tidak bermanfaat dan merusak masa depan remaja itu sendiri, tutupnya. #Badan Kesbangpol Kota Palangka raya/Rzl

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.