Breaking

PEKAN KERJA NYATA REVOLUSI MENTAL INDONESIA 2017

BKBP, Solo (Jumat, 25/8/2017) – telah dilaksanakan pembukaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia 2017 di Stadion Manahan Solo, kegiatan ini dumulai dari tanggal 25 – 27 Agustus 2017. acara dihadiri ribuan orang terdiri dari sejumlah Menteri, 11 Gubernur, 55 Wali Kota dan Bupati, 10 Rektor Perguruan Tinggi, 1.800 wakil Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan 7000 Kepala Daerah hingga 570 Camat se Indonesia.

Deretan Menteri diantaranya adalah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (menko PMK) Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri (Tjahjo Kumolo), hingga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. Desangkan perwakilan dari Provinsi Kalimantan Tengah berjumlah 141 orang terdiri dari 20 orang perwakilan SOPD Pemprov, dan 121 orang perwakilan dari Kab/Kota.

Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia 2017 diadakan untuk menjadikan Indonesia mandiri, tertib, melayani, bersih, dan bersatu. Untuk itu dalam mengimplementasikan gerakan revolusi mental dibutuhkan gotong royong dari semua kementrian, lenbaga, juga kepala Daerah “jelas Menko PMK Puan Maharani). Lanjutnya, kegiatan ini untuk menciptakan hasil-hasil konkrit dari gerakan revolusi mental yang diikuti secara Nasional.

Adapun dalam Pekan Kerja Nyata yang berlangsung selama tiga hari ini juga digelar Rembuk Nasional membahas lima gerakan dalam Gerakan Revolusi Mental dengan diikuti seluruh Kepala Daerah hingga masyarakat. yakni Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan gerakan Indonesia Bersatu.

Selain itu sebanyak 40 kerja inovasi dalam pelayanan publik oleh Instansi Pemerintah mendapat penghargaan dari Menko  PMK Puan Maharani yang mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi). 40 inovasi pelayanan publik mewakili kombinasi dari kategori, kluster lembaga, dan kewilayahan yang bertujuan kualitas dan keterwakilan. Untuk kategori indikatornya ialah pelayanan langsung tata kelola pemerintahan, dan perubahan sosial. Adapun kluster lembaga terdiri dari Kementrian/ Lembaga, Kabupaten, Kota dan BUMN. Sementara untuk kewilayahan terdiri dari Kelompok A (Sumatera, Jawa dan Bali), B (kalimantan dan Sulawesi), C (Maluku, Nusa Tenggara dan Papua).

Untuk Provinsi Kalimantan Tengah sendiri satu Kabupaten yang mendapatkan penghargaan dari 40 inovasi pelayanan publik yaitu PATUH SELAM (Pelayanan Administrasi Terpadu Kelurahan Selat Dalam) oleh Pemkab Kapuas.#Januminro

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.