Breaking

REKOMENDASI REMBUG NASIONAL PEKAN KERJA NYATA REVOLUSI MENTAL INDONESIA TAHUN 2017

 

BKBP, Lapangan Banteng Vendeeburg Solo (Minggu, 27/8/2017) – Acara Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia Tahun 2017 resmi ditutup (Minggu, 27/8/2017) oleh Menteri Dalam Negeri diwakili oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, dalam penutupan acara tersebut dibacakan 6 point Rekomendasi. 

Rembug Nasional pada Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia yang diikuti oleh berbagai komponen bangsa, bersepakat bahwa Gerakan Nasional Revolusi Mental dipandang penting dan dapat dilaksanakan untuk mencapai cita-cita dan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Gerakan Nasional Revolusi Mental harus dimulai dari setiap warga negara, keluarga, masyarakat dan seluruh komponen bangsa, untuk mewujudkan Indonesia Hebat yang Berdaulat dibidang Politik, Berdiakri dibidang Ekonomi dan Berkepribadian dibidang Kebudayaan, ditengah-tengah kancah pergaulan bangsa-bangsa di dunia.

Untuk itu, dipandang perlu melakukan langkah-langkah percepatan perubahan sebagai berikut:

  1. Menyamakan presepsi dan langkah Gerakan Nasional Revolusi Mental
  2. Meningkatkan Keteladanan dan konsisten Pimpinan mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/ kota sampai ke desa/Kelurahan untuk melaksanakan Gerakan Nasional Revolusi Mental
  3. Meningkatkan Kerjasama dan Gotong-royong antar sektor dalam melaksanakan Gerakan Nasional Revolusi Mental
  4. Mengembangkan tolak ukur bersama bagi upaya pengendalian capaian Gerakan Nasional Revolusi Mental
  5. Membuka ruang-ruang interaksi dan pertukaran agar pengetahuan, pengalaman, informasi dan praktik baik dapat memperkecil kesenjangan pemahaman Gerakan Nasional Revolusi Mental
  6. Melaksanakan percepatan :
  • Perubahan mental/ Aparatur Negara dari sikap ingin dilayani, menjadi sikap melayani;
  • Pencapaian kesejahteraan umum melalui budaya Bersih;
  • Penataan sistem Pelayanan dan Pemanfaatan ruang publik secara tertib;
  • Sinergisitas inter dan antar lembaga pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat sipil dalam menuju kemandirian bangsa;
  • Partisipasi masyarakat dalam proses pengmabilan keputusan dan penentuan arah politik pembangunan bagi persatuan dan kesatuan bangsa;

Rekomendasi ini dibuat sebagai kebulatan tekad bersama dalam mewujudkan Indonesia yang Bersatu, Melayani, Tertib, Bersih, dan Mandiri.

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.