Breaking

Seminar Sinergitas Penanganan Ancaman Non Militer

BKBP, Palangka Raya – Perwakilan Kementrian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia yang berada di Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Seminar dengan tema “Sinergitas Penanganan Ancaman Non Militer di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018”, bertempat di Aula Institut Agama Hindu Tampung Penyang Palangka Raya, Kamis (25/10/18).

Turut hadir dalam seminar tersebut mewakili Gubenur Kalteng, Mewakili Walikota Palangka Raya, Unsur Forkopimda, dan OPD lingkup Prov Kalteng, Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat/Tokoh Adat, dan perwakilan mahasiswa perguruan tinggi negeri/swasta berjumlah 200 orang.

Gubernur Kalteng dalam sambutannya dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum menekankan, ” untuk mencegah ancaman non militer, agar semua fihak bisa satu persepsi untuk lebih mementingkan kesatuan dan persatuan bangsa dalam rangka mencegah ancaman yang muncul. Dimana sumber ancaman tersebut dapat muncul terkait kemajuan informasi, ekonomi, sosial dan budaya, dan ancaman terkait legislasi”.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan Pengetahuan dan pemahaman bagi Para instansi yang bukan militer guna mengetahui betapa Pentingnya pengamanan dan pengawasan terhadap bahaya ancaman non militer yang akan terjadi di Indonesia.

Sehingga kegiatan tersebut harus tetap dilakukan bukan saja ditingkat kalangan tertentu, namun Perlu juga melalui Sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat. 

Berbagai ancaman yang terus terjadi di Nusantara ini sering terjadi karena manusia semakin kritis dan kreatif. Kritis dalam bereaksi terhadap sesuatu yang mereka anggap tidak sesuai dengan pemikiran seperti kepentingan pada tahap berikutnya dan kreatif dalam melakukan aksi dari apa yang mereka anggap tidak sesuai tersebut. #Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya/01

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.