Breaking

Siswa Mengenal Nusantara Belajar Budaya Kearifan Lokal Mengelola Hutan Gambut

BKBP, Palangka Raya – 23 Siswa Mengenal Nusantara kunjungi Hutan Gambut Jumpun Pambelom yang terletak di Jalan Palangka Raya – Pulang Pisau Km. 30,5 Desa Tumbang Nusa Kab. Pulang Pisau untuk mengetahui budaya Kalimantan Tengah, salah satunya mengetahui budaya kearifan local dalam mengelola hutan gambut, dan melihat secara lansung keunikan hutan gambut, juga pola pengelolaan kawasan berbasis Kerelawanan dan Kewirausahaan. Minggu (19/8/18).

Siswa Mengenal Nusantara merupakan kegiatan yang digagas oleh beberapa BUMN  didukung oleh PT. Askrindo (Persero) dan PT.  Danareksa (Persero) untuk mengenalkan keragaman budaya dan alam lingkungan bagi siswa SLTA di seluruh Indonesia.

Untuk wilayah Kalimantan Tengah para siswa berasal dari SMU/SMK Kota Yogkakarta, peserta terdiri dari 20 siswa SMU/SMK, 3 siswa SLB, 5 guru pendamping dan EO 6 orang.

Selama di  Jumpun Pambelom rombongan menerima penjelasan terkait keunikan Hutan Gambut oleh Kaban Kesbangpol Kota Palangka Raya, Ir. Januminro, M.Si, selaku pengelola hutan Jumpun Pambelom, bagaimana tantangan pengelolaan, pola kelola berbasis Kerelawanan dan Kewirausahaan, serta pertahanan api yang dibangun untuk mencegah kebakaran gambut.

Saat mengunjungi lokasi Jumpun Pambelom, para siswa beruntung bisa menyaksikan langsung orang utan yang tinggal secara liar di lokasi tersebut sedang memakan buah hutan yang ada dalam lokasi hutan.

Pada kesempatan tersebut para peserta yang datang difasilitasi oleh Ant Republik EO ikut berkontribusi memberikan donasi untuk mendukung pengelolaan Hutan Gambut Jumpun Pambelom.

Disela kunjungan, Januminro mengatakan, kunjungan Siswa Mengenal Nusantara ke hutan Jumpun Pambelom merupakan bagian untuk mengenal kearifan lokal dalam mengelola lahan gambut, karena sistim pertahanan api yang digunakan dalam mencegah kebakaran kawasan memgandalkan penyediaan air yang berasal dari sumur bor. Sumur bor tersebut telah digunakan sejak kejadian kebakaran gambut tahun 1997. Sumur bor sebagai sistim pertahanan api tersebut, terbukti ampuh dan sangat efektif digunakan sebagai sumber air kalau terjadi kebakaran gambut, beber Januminro. #Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya/rzl

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.