Breaking

Sosialisasi Dukungan Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018

BKBP. Palangka Raya – Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya telah menggelar Sosialisasi Dukungan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 se Kota Palangka Raya Selasa (19/9/2017). Ada 10 Kabupaten dan 1 Kota di Kalimantan Tengah yang akan menyelernggarakan pilkada serentak tahun 2018 salah satunya Kota Palangka Raya. Peserta yang hadir berjumlah 150 orang terdiri ASN, Parpol, TNI, POLRI, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Camat, dan Lurah sekota Palangka Raya bertempat di Hotel Neo Palma Palangka Raya.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Walikota Palangka Raya (Mofit Saptono). Tujuan diadakannya sosialisasi ini diharapkan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 berjalan aman dan lancar. Maka dari itu para pihak diminta ikut mensukseskannya. Sebab salah satu indikator suksesnya gelaran Pilkada itu menurut Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio membacakan sambutan Walikota Palangka Raya Riban Satia adalah tingkat partisipasi pemilih cukup tinggi.

Di sisi lain suksesnya gelaran Pilkada juga membutuhkan dukungan dari stake holder lain di luar penyelenggara. Di antaranya pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan masyarakat. Maka dari itu sosialisasi seperti ini perlu diselenggarakan dan diharapkan mampu memberikan pemahaman serta meningkatkan koordinasi antara berbagai unsur, sehingga penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 berjalan tertib dan lancar.

Maksud diikutkannya para pihak ini menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palangka Raya (Ir. Januminro, M.Si) karena peran mereka sangat membantu tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rangka mensukseskan gelaran pemilihan kepala daerah. Maksud lainnya karena pada 2017 ini sudah memasuki tahun poltik. Dimana pada 2018 akan ada 171 kabupaten dan kota seluruh Indonesia menggelar Pilkada serentak.

Kemudian di 2019 ada pemilu legislatif dan presiden. Jadi dua tahun ke depan seluruh daerah di Indonesia memasuki tahun politik. Maka dari itu Kesbangpol diminta mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak, Pileg, dan Pilpres.

Menurut Januminro berdasarkan arahan dari walikota perihal yang harus dicermati adalah dukungan pendanaan untuk Pilkada. Lurah dan camat diminta mencermati aspek-aspek apa saja yang harus didukung untuk mensukseskan Pilkada 2018. Lurah dan camat harus menyediakan sarana dan prasarana, terutama pengawas kecamatan dan kelurahan. Nantinya panwascam dan panwaslur akan menempati kantor kecamatan dan kelurahan sebagai kantor sekretariat saat gelaran Pilkada serentak.

Maka dari itu melalui sosialisasi ini para lurah dan camat diminta segera menginventarisasi semua sarana dan prasarana yang diperlukan saat Pilkada 2018, sehingga saat pelaksanaannya sudah siap dan bisa berjalan lancar. Selain itu Kesbangpol Palangka Raya juga memintan Babinkamtibmas melalui Polres, Babinsa dan Kodim agar disiapkan anggaran pengamanan. Semua dana yang diperlukan disiapkan Kesbangpol dan akan diserahkan melalui mekanisme hibah.

Pada kesempatan itu juga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya, Eko Riadi menyampaikan bahwa, KPU kota telah melakukan koordinasi dengan Pemko, berupa usulan anggran sebesar kurang lebih 18 milyar dan disetujui pak Wali sebsar 4,4 M dalam APBD perubahan/ APBD murni sebsar 12 M.

Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya (Endrawati) juga menyampaikan untuk kesiapan pengawasan terhadap tahapan penyelenggaraan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018. dalam rangka mendukung pilkada, Banwaslu telah melantik Panwaslu Kalteng sebanyak 42 orang yang masing2 disetiap Kabupaten/Kota sebanyak 3 orang. Landasan hukum, UU No 7 tahun 2017 yg memuat tentang tugas wewenang dan kewajiban Panwaslu. keberhasilan Panwaslu diukur dari seberapa berhasilnya mencegah pelanggaran dalam pilkada nantinya.#Rizal

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.