Breaking

Sosialisasi Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara 2017

BKBP, Palangka Raya – Indonesia memiliki kekayaan dan keanekaragaman sumber daya yang luar biasa, potensi itu mampu memberikan amunisi yang hebat bagi ketahanan negara. Untuk itu diperlukan pemahaman masyarakat secara luas dalam pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara. Hal itu disampaikan Dirjen Potensi Pertahanan Kemenhan RI Brigjen TNI Iskandar M. Munir, saat melakukan Sosialisasi Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk pertahanan negara bagi ASN, TNI/ POLRI, BUMN se Kota Palangka Raya, Rabu (21/9/2017) di Ruang Petang Karuhei II Kota Palangka Raya.

Sosialisasi ini agar masyarakat Indonesia dapat mengetahui serta ikut berpartisipasi dlam rangka menyusun RUU RI Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Ketahanan Negara, UU ini dibentuk guna mengantisipasi ancaman-ancaman baik dari ancaman militer maupun ancaman non militer, perlu keterlibatan seluruh komponen, baik pemerintah dan swasta yang terintegrasi dalam mengelola sumber daya nasional untuk pertahanan negara.

Hal senada juga disampaikan Wakil Walikota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio. Ancaman-ancaman sekarang adalah ancaman nyata dan tidak nyata, yang secara tiba-tiba dan sulit dipredeksi seperti terorisme, radikalisme, ancaman narkotika dll. Untuk menghadapi ancaman yang semakin berat bagi Indonesia khususnya Kota Palangka Raya perlu menata kembali kekuatan pertahanan sebagai langkah antisipasif. Sifat gotong royong sekarang semakin luntur, ini dirasakan ketika urusan pertahanan dianggap bahwa hanya urusan TNI/Polri, padahal ini sebenarnya adalah menjadi urusan kita bersama.

Letkol ADM. Amirudin Laupe, s.sos,mm pada kesempatan yang sama dalam paparanya menyampaikan Pengelolaan Sumber Daya Nasional terbagi 3 yaitu; Sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Indonesia telah dikelilingi rudal-rudal negara luar, Bela Negara bukan berarti wajib militer tetapi penekanan pada karakter pembinaan/ sikap dan prilaku warga negara, sistem pertahanan indonesia adalah pertahanan semesta, sistem pertahanan rakyat semesta tidak hanya tanggung jawab Pemerintah, Tni/Polri saja, tetapi menjadi bagian hak semua waga negara. Selain itu perlu dilakukan dengan meningkatkan potensi sumber daya manusia melalui pembinaan kesadaran bela negara untuk menyiapkan komponen cadangan dan perlu pendukung untuk dikembangkan ke depannya.#Rizal

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.