Breaking

WALI KOTA PEMATERI SEMINAR PEMINDAHAN IBU KOTA

BKBP, Palangka Raya – Wacana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke wilayah lain di luar pulau Jawa menjadi salah satu bahasan yang cukup sering diberitakan. Tim dari Bappenas pun telah melakukan kajian terhadap wilayah-wilayah yang dicanangkan sebagai calon ibu kota negara yang baru.

Terkait hal itu, bertempat di salah satu hotel di Palangka Raya, pada Jumat (15/12/2017) pemerintah kota bersama tim dari UI menggelar seminar nasional seputar pemindahan ibu kota tersebut.

Turut sebagai pemateri dalam acara itu ialah Ketua tim kajian ibu kota negara, Kementerian PPN/Bappenas (Imron Bulkin), Wali Kota Palangka Raya (Dr HM Riban Satia) serta Ahli Arsitektur Perkotaan, Universitas Indonesia (Ir Antony Sihombing, MPd, PhD).

Dalam acara yang dihadiri Kepala SOPD Kota Palangka Raya, para akademisi dan mahasiswa dari seluruh universitas di Palangka Raya ini, Imron Bulkin mengatakan bahwa pada akhir Desember hasil kajian awal akan diumumkan oleh Kepala Bappenas.  “Sesuai yang disampaikan pak menteri, pak menteri akan memberikan laporan progresnya akhir Desember nanti,” katanya.

Meski demikian, menurut dia, ketiga wilayah yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Riban Satia mengatakan bahwa pihaknya bersama pemerintah provinsi dan kabupaten lain di Kalteng telah menyiapkan sejumlah dokumen yang diperlukan untuk pemindahan ibu kota negara tersebut.

Dia juga mengatakan bahwa terkait pemindahan ibu kota tersebut bukan keinginan pemerintah di Kalimantan Tengah semata tetapi juga meneruskan ucapan presiden pertama RI Ir. Soekarno. Pemerintah di Kalimantan Tengah pun telah menyiapkan lahan seluas 500 hektare untuk lokasi pemindahan ibu kota yang terbagi atas wilayah Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Katingan. # Kesbangpol Kota Palangka Raya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.